Dewi Prasetyawati. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Otobiografi

Assalamu Alaikum wr.wb.
Nama saya Dewi Prasetyawati. Biasa di panggil Dewi. Saya lahir tepat pada hari ibu yaitu pada tanggal 22 desember 1993. Di salah satu kota kecil yang berada di provinsi lampung Indonesia. Saya seorang muslim. Saya tinggal bersama keluarga di rumah kecil tapi penuh kebahagiaan. Pada saat kelahiranku, ayahku adalah seorang guru yang paling disegani oleh semua orang. Saya anak terakhir dari 4 bersaudara. Jarak umurku dengan saudara ke 3, yaitu kakak perempuanku tidak jauh, hanya 1 tahun. Namanya kak Tri. Sewaktu kecil, kami sering dipanggil anak kembar, karena pada saat itu memang muka kami berdua tidak jauh berbeda. Tingginya juga sama. Hanya terlihat berbeda diwarna kulit. Kulit kak Tri lebih gelap dibandingkan aku. Tapi setelah beranjak dewasa, wajah dan tubuh kami jauh berbeda. Badanku lebih tinggi darinya. Dan dia sangat pintar dibandingkan dengan aku. Dari kecil sampai sekarang kami berdua masih sering dibanding-bandingkan antara kelebihan dan kekurangan di antara kami. Tapi itu bukan menjadi masalah bagi kami. Kami sangat menghargai perbedaan sifat maupun watak kami. Sesekali kami bertengkar, tapi tidak lebih dari 1 jam, kami sudah akur lagi. Berbeda dengan saudara pertamaku, yaitu kakak laki-lakiku yang bernama kak Budi. Aku dengan kak Budi tidak pernah akur. Selalu saja aku buat dia marah. Baik itu ulahku maupun ketidaksengajaanku. Kak budi punya seorang adik perempuan yaitu kak Metri. Kak metri adalah saudara perempuanku yang ke 2. Dia saat ini sudah mempunyai suami yang bernama kak muhadi dan sudah mempunyai seorang anak laki-laki yang diberi nama Galih Ilmawan. Galih adalah ponakanku satu-satunya. Dia anak yang tidak akan pernah salah dikeluarga kami. Kalaupun dia berbuat salah dan membuat kesal, wajar karena dia masih anak kecil. Umurnya baru 3 tahun, dan aku sangat menyayanginya. Salah satu alasan aku ingin pulang kerumah adalah karena aku rindu dengan Galih. Dia sangat menggemaskan. Galih lebih dekat dengan neneknya dibandingkan dengan ibunya sendiri. Neneknya Galih adalah Ibuku.
Nama ibuku ibu pawit. Ibu saya sudah menjadi single parent sejak saya umur 10 bulan. Ibu selalu memberikan aku kasih sayang yang tiada pernah habisnya. Ibu yang merawatku sejak aku masih kecil hingga saat ini aku mulai dewasa, mengurusku sekaligus menjadi ayah bagiku. Berat untuk ibuku, tapi beliau jalankan dengan ikhlas karna Allah SWT. Tangannya lembut, pelukannya hangat, pandangan matanya penuh dengan doa. Aku tak akan pernah bosan untuk selalu mendoakan ibu ku. Karna beliaulah aku mampu bertahan untuk selalu menjalankan kehidupan sampai sekarang. Ibu hanya inginkan yang terbaik untukku. Menjadi anak yang sholeha dan taat kepada Allah SWT, menjadi kebanggaan beliau, menjadi seseorang yang sukses, menjadi seseorang yang berguna bagi semua orang, dan menjadi yang terbaik. Itulah segelintir kata-kata doa dari beliau utukku. Ridho beliau selalu menyertaiku dan aku yakin Allah SWT juga meridhoi setiap langkahku. Karna ridho Ibu adalah ridho Allah SWT. Aku percaya dan yakin, aku bisa membahagiakan ibuku kelak dan memberikan yang terbaik untuk beliau. Salah satunya bisa berangkat ke Mekah untuk beribadah naik haji dan berziarah ke makan Rasul. Itulah salah satu impianku. Amin
Nama ayah ku sudiyono. Beliaulah yang memberikan aku hadiah terindah yaitu sebuah nama bermakna. Aku juga selalu berdoa untuk beliau agar diberikan tempat terindah di sisi Allah SWT. Sejak aku mulai mengerti keberadaan seorang ayah, aku selalu bertanya-tanya dalam hati, dimanakah ayahku berada? Bagaimana caranya agar rasa kasih sayang seorang ayah bisa aku rasakan?. Karna yang aku tahu saat itu hanya ibuku lah yang selalu ada di sampingku. Dan menenangkanku saat aku merasa sedih dan merasa kesepian.
Sering kali aku melihat teman-teman ku semasa aku masih duduk di bangku sekolah dasar, mereka selalu dijemput saat pulang sekolah dengan ayah mereka, mereka yang selalu bercerita tentang ayahnya masing-masing, saat sebelum tidur dan saat mereka ditemani ketika sedang belajar di rumah. Rasanya ingin sekali aku bisa juga merasakan hal yang sama dengan mereka. Tapi apa daya, ibuku sangat mencintai almarhum ayahku. Bagi beliau cukup sekali beliau merasakan jatuh cinta kepada seorang laki-laki untuk yang pertama dan yang terakhir kali di hidupnya yaitu dengan ayahku. Ibuku adalah seorang wanita yang sangat setia. Padahal saat itu banyak laki-laki yang berusaha dekat dengan ibuku. Tapi tak ada satupun yang berhasil. Aku masih ingat wajah-wajah itu. Dan sampai saat ini aku masih sering ingin merasakan kasih sayang seorang ayah. Tapi mungkin itu hanya angan yang tidak mungkin bisa aku dapatkan.
Untuk menghibur diriku sendiri, aku biasanya melakukan hal-hal yang aku sukai. Seperti berkumpul dengan sahabat-sahabat, berenang, jalan-jalan, memasak, baca buku, menulis, karaoke, menari, nemenin galih memancing ikan, eurobik, bersepeda saat sore hari, melamun sendiri dan tidur.
Aku sering berkumpul bersama sahabat-sahabat yang aku sayangi, salah satunya adalah Compact Class. Compact adalah kepanjangan dari Community of Pal Accomodation & Tourism. Yang mempunyai arti komunitas sahabat akomodasi dan pariwisata. Itu adalah nama yang aku buat untuk kelas kami sewaktu sekolah di SMK.  Makan bersama, bercanda gurau, belajar bersama,  membuat keonaran, berdiskusi, bertukar fikiran, mencari tempat untuk bisa menjerit “Aaaaaaarrrggghhh”, dan tertawa bersama, itulah yang biasa kami lakukan bersama-sama. Dan kami juga sering melakukan hobi kami. Salah satunya yaitu berenang.
Aku mulai belajar renang sejak aku kelas 3 SD, sampai sekarang masih dalam proses belajar. Hanya sekedar hobi untuk menghibur diri sendiri. Pernah aku tenggelam di kolam karena kehabisan nafas saat berenang, beruntung temanku cepat menolongku. Kalau tidak, mungkin saja aku sudah tidak ada disini. Tapi aku tidak pernah takut untuk melakukannya lagi. Karena aku percaya hidup dan mati hanya Allah SWT yang menentukan. Selain itu aku juga suka memasak. Bukan ahli tapi sekedar bisa saja. Belum lama ini aku coba mengikuti lomba memasak bersama teman-teman di sekolahku sekarang. Dibandingkan  memasak, aku lebih suka makan. Makanan yang aku suka adalah sayur asem buatan ibuku di rumah. Dihidangkan berdampingan dengan sambal merah, ikan asin, ayam goreng, dan sedikit kerupuk udang. Sedap sekali. Saat aku dan sahabat-sahabat UPW pergi ke Kampung Budaya Sindang Barang, makan siang yang disajikan mengingatkan aku dengan masakan ibu. Aku rindu.
Banyak hobiku, seperti menari aku juga suka. Waktu di bangku Sekolah Menengah Pertama, aku sering ikut lomba menari di kotaku, tapi keluargaku tidak suka melihatku menari. Jadi aku tinggalkan saja.
Selain itu aku suka membaca buku, tapi bukan buku materi kuliah, melainkan buku-buku motivasi diri. Seperti Spirit of Success yang ditulis oleh Brian Tracy, How to Have a Beautiful Mind, yang ditulis oleh Edward De Bono, Sukses dengan Kekuatan Abjad yang ditulis oleh Endra Handiyana yang berisikan tentang 26 kata powerfull menuju sukses, dan buku Kekuatan Motivasi yang berisikan kumpulan motivasi yang di tulis oleh orang-orang hebat diseluruh dunia, salah satunya adalah kalimat yang ditulis oleh Helen Keller “Jadilah orang yang ceria. Jangan berfikir tentang kegagalan hari ini, tetapi berfikirlah tentang kesuksesan yang bisa saja datang esok hari. Kau telah menghadapkan dirimu pada tugas yang berat, tetapi kau akan berhasil jika kau tetap teguh, dan kau akan merasakan kenikmatan dapat mengatasi segala rintangan. Ingatlah, tak ada usaha yang hilang atau sia-sia dalam mencapai sesuatu yang indah”. Aku juga suka membaca buku-buku psikologi seperti buku yang berjudul Dahsyatnya berperasaan positif yang berisikan tentang bagaimana cara mengelola kekuatan perasaan untuk meningkatkan ketenangan dan kesuksesan, yang ditulis oleh maestro motivator muslim di dunia, yaitu Dr. Ibrahim Elfiky, dia berkata “dengan positive feeling otomatis positive thinking akan ikut. Dan, kalau keduanya bersinergi hasilnya akan sangat dahsyat”. Dia juga menulis buku yang berjudul Terapi berfikir positif, tapi aku belum baca karena harga bukunya mahal. Sebenarnya keinginanku dulu ingin menjadi seorang psikolog dan motivator, tapi belum bisa tercapai. Aku ingin bisa mengenali setiap karakteristik seseorang. Aku ingin bisa memberikan solusi terbaik bagi setiap orang yang membutuhkan jalan keluar bagi masalah mereka. Aku ingin menyembuhkan orang-orang yang jiwanya sakit. Aku ingin menjadi seseorang yang berguna walau hanya lewat kata-kata. Dulu aku sempat ingin kuliah di Universitas lalu ambil jurusan psikologi. Belum saja aku mencoba tes snmptn dengan pilihan UI dan UGM, keterbatasan biaya jadi penghalangku untuk bisa kuliah. Saat itu aku berfikir aku akan bersabar. Mungkin aku harus bekerja dulu agar tahun depan bisa mencoba dan bisa kuliah dengan hasil kerjaku sendiri. Tapi ternyata aku mendapat kesempatan untuk mendapatkan beasiswa kuliah di Universitas Bandar Lampung dan diterima di jurusan Arsitektur, karena aku juga termasuk orang yang suka desain rumah. Dan aku juga pernah berfikir ingin menjadi Arsitektur yang hebat. Sudah susah payah aku menjalankan tes tertulis dan tes wawancara, ternyata Ibuku berkata tidak saat sudah aku ajak ke kampus yang termasuk dalam Universitas terbaik di Lampung itu. Aku tidak pernah protes apapun yang dikatakan oleh Ibuku, sekalipun aku ingin sekali bisa bersekolah lagi. Walaupun Ibu tidak memberikan alasan kenapa beliau berkata tidak, aku hanya berkata baiklah bu, aku akan menuruti apapun perkataan ibu. Dan ibu menyuruhku untuk bekerja terlebih dulu di kotaku. Dengan hati yang tabah aku bisa menerima semua itu. Tidak lama aku mendapatkan pekerjaan di Kantor Telekomunikasi Indonesia yang berada di kotaku. Aku mendapatkan pekerjaan bagian administrasi dan menangani berbagai pendaftaran produk Speedy. Semua aku lakukan dengan ikhlas. Dan aku masih selalu berusaha mencari beasiswa lewat Internet. Termasuk Sekolah Tinggi Akutansi Negara juga sudah aku coba. Tapi Allah SWT belum menghendaki. Baiklah aku akan bersabar dan terus bekerja. Dulu aku sering berkata kepada sahabat-sabahatku dan guruku sewaktu aku masih duduk di bangku SMK, “Aku harus bisa melanjutkan sekolah sampai setinggi mungkin, sekalipun aku belum bisa kuliah tahun ini, tahun depan aku harus bisa kuliah, kalau tidak bisa lagi, tahun depannya lagi aku harus bisa”. Aku selalu berkata keinginanku itu. Jadi setiap ada info tentang beasiswa kuliah, sahabat dan guruku selalu memberitahukan aku. Sampai pada akhirnya sahabatku yang bernama Hermanto dan biasa aku panggil dengan sebutan Bat(panggilan persahabatan kami), dan dia memanggilku Sow, digabungkan menjadi Sowbat yang berarti sahabat. Bat memberi informasi tentang beasiswa STP SAHID, dia tahu dari guru perhotelan kami yang paling cantik bernama Bu Rahma. Lalu aku dan Bat menyiapkankan semua persyaratan-persyaratan yang di ajukan oleh STP SAHID, seperti Ijazah, SKHU, Raport, transkip nilai, sertifikat-sertifikat kejuaraan yang pernah diperoleh. Semua disiapkan menjadi satu map dan siap untuk dikirim. Selain Bat, dua sahabatku juga mengajukan diri yaitu Teguh dan Novia. Namun mereka berdua belum mendapatkan kesempatan untuk diterima. Sedangkan aku dan bat diterima untuk melanjutkan sekolah di STP SAHID Jakarta. Namun ternyata sebelum info kami terima, ternyata Bat sudah melanjutkan kuliah di salah satu perguruan tinggi yang ada di kotaku. Bat lebih memilih disana. Baiklah, semua orang berhak menentukan pilihan yang terbaik. Padahal aku berharap kami bisa saling membantu jika sudah sekolah disini. Banyak cita-cita kami yang belum tercapai.
Kalau sudah bosan baca buku, aku suka menulis apa saja yang ada difikiranku. Aku suka menulis harapan-harapan aku dimasa depan. Seperti impian-impianku yang aku tuliskan di atap kamarku, lewat bintang-bintang harapan. Aku juga sering mendengarkan musik dan bernyanyi, salah satunya lagu dari Brouno Mars yang I wanna be a billionaire, so fricking bed by I love the thinks I never had. I wanna be on the cover of for magazine, smile next to Oprah and the Queen… lagunya yang berjudul Billionaire. Aku sangat suka lagu itu, karena membangkitkan semangat dan musiknya asik. Selain itu aku juga suka lagu-lagu yang bisa membuat badan menari, seperti lagu dari Black Eyes Peas yang berjudul The Time, lagu-lagu dari Flo Rida, Pitbull, M2m, Brithney spears, Lenka, Impao yang berjudul Party rock athem dan masih banyak lagi. Lagu dari Negara lain seperti dari korea dan jepang aku juga suka tapi tidak banyak. Seperti lagu yang berjudul dream high yang dinyanyikan oleh Taechyeon, Suzy, Ui, dan Joo dari korea. Kalo dari jepang aku suka lagu buat ibu aku yang judulnya mirai e yang dinyanyikan oleh Kiroro.
Lagu mirei e mengingatkan aku waktu masih SMK, aku dan compact class sering bernyanyi bersama di depan semua warga sekolah, menyanyikan lagu ini.
Dulu aku termasuk anak yang aktif. Semua kegiatan yang ada di sekolah aku ikuti, seperti OSIS, Pramuka, Paskib, MPK, Rohis, dan exskul lainnya. Bahkan kegiatan di luar sekolah aku ikuti seperti komunitas DAUN (Daur Ulang) di kotaku. Semua kegiatan yang aku anggap bermanfaat untuk diriku dan orang lain aku ikuti. Sampai akhirnya aku terpilih sebagai Ketua OSIS I. Mendapat tugas  dan tanggung jawab yang harus aku laksanakan. Semua aku lakukan dengan semangat. Tapi aku tidak pernah lupa dengan kewajibanku yang paling utama yaitu sebagai seorang siswa. Dan Alhamdulillah sekarang aku sudah menjadi mahasiswa yang Insya ALLAH bisa mewujudkan semua impian-impianku kelak. Salah satu impian aku yang aku sebutkan dalam daftar impianku yang ke 81 yaitu bisa memperkenalkan budaya Indonesia ke seluruh dunia. Aku udah tulis semua impian aku di bintang impian. Kalau semua dijumlahin ada 99 impian, sengaja aku buat sama dengan jumlah Asmaul Husna. Aku selalu berdoa agar Allah SWT mengabulkan semua impianku dan sahabat-sahabatku. Karena aku tahu, tidak mungkin aku mendapatkan kessuksesan dengan sendiri. Pasti sahabat-sahabatku juga menjadi orang yang sukses.
Great Success, Through a Positive Mental Attitude.
Look into something of positive value. Trust and believe Allah SWT will grant all our prayers. Amin.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar